About Netherlands

INOVASI INDUSTRI KREATIF DARI NEGERI TULIP BELANDA

Inilah negeri seribu mimpi kawan, Belanda…, semua orang pasti memiliki hasrat untuk pergi kesana. Entah untuk berlibur, melanjutkan sekolah, atau malah menjadi tempat sasaran pengadu nasib. Saya rasa sudah tidak perlu lagi memperdebatkan sejarah tentang negara asal kompeni yang telah menjajah kita selama 350 tahun ini. Singkatnya, kalau tidak ada Belanda, belum tentu ada Indonesia yang merdeka.

Ada analogi yang berbicara : “Like Father, Like Son. Like Mother, Like Daughter.” Seharusnya, kita sebagai anak yang terjajah (Indonesia) bisa meniru induknya yang menjajah (Belanda) dalam hal apapun untuk memajukan negara. Lihatlah Belanda, dapat menduduki peringkat pertama diantara negara-negara kaya yang membantu negara-negara miskin, ini menurut laporan tahunan yang dikeluarkan Center for Global Development yang berpusat di Washington. Jika kita mau meniru cara Belanda agar maju, sebenarnya sangat mudah untuk dilakukan dan hanya membutuhkan kesadaran, yakni belajarlah dari sejarah kebudayaan, maka nanti akan terbentuk sikap/perlaku masyarakat dan juga SDM yang berkualitas. Indonesia kaya akan SDA dan sungguh disayangkan jika tidak diimbangkan dengan persediaan SDM-nya.

Masyarakat yang berkualitas biasanya secara sejajar akan menghasilkan masyarakat yang kreatif pula. Industri kreatif di Belanda sudah memikirkan rencana itu sejak lama dengan menyediakan tenaga siap pakai di bidang-bidang kreatif seperti arsitektur, fashion, tarian, musik, event music, format acara TV, hingga pembuatan games-games komputer. Itu semua  diluncurkan bukan semata-mata untuk kepentingan nasional saja tapi juga untuk diaplikasikan ke masyarakat dunia. Maka dari itu, demi menciptakan suatu kesinambungan antara material dan pekerja, pemerintah Belanda membangun beberapa  institusi pendidikan yang bergerak khusus di bidang seni dengan standar yang tinggi dan internasional, yaitu Design Academy di Eindhoven dan Arthez Fashion Institute di Arnhem. Kehebatan lainnya, perusahaan-perusahaan multinasional milik Belanda juga mampu menunjukkan kemampuan memimpin mereka dalam menggabungkan inovasi, kreativitas, dan bisnis. Lihatlah contoh produk elektronik Philips, yang menjagokan keunikan “design” sebagai kunci kesuksesannya.

Jika dilihat secara topografi dan posisi negara ini di peta dunia, seharusnya ini juga menjadi faktor tersendiri kepada para arsitektur Belanda untuk membuat sebuah inovasi dalam merancang konsep bangunan-bangunan disana.  Dan memang iya, seorang arsitektur tersohor, RemKoolhaas telah berhasil membuktikan hal itu. Gedung CCTV di China dan Governor’s Island di New York pun menjadi beberapa buah karyanya.

Bidang fashion juga tidak mau ketinggalan untuk menunjukkan eksistensinya. Mari kita lihat label-label kenamaan seperti G-star, Just B and GSUS, Viktor & Rolf, MarliesDekkers (lingerie), dan Spijkers & Spijkers ini, bukan main-main, produk-produk asli Belanda tersebut sudah sering wara-wiri di acara fashion show Milan, Paris, dan New York.

Pada awalnya, Belanda sudah ditakdirkan menjadi inovator. Kreativitas yang diciptakan oleh negeri kincir angin ini dimulai dari sebuah konsep Kota Kreatif (Creative City) yang diprakarsai  seorang planolog Belanda bernama Zef Hemel. Konsep ini mengedepankan 3 inovasi pada tingkat seni, budaya, dan organisasi perkotaan. Hal ini pula yang akhirnya mendorong Richard Florida untuk memilih Amsterdam sebagai pusat kreatif dunia. Disini kita dapat melihat sebegitu banyaknya produk-produk kreatif dari hasil pemikiran dan ide yang mahal harganya. Namun, sayang sekali, industri kreatif yang berkembang pesat di Amsterdam ini tidak dibarengi dengan biaya produksi dan distribusi yang murah sehingga transaksi perdagangan produk-produk tersebut tidak melulu stagnan di Amsterdam.

Oke, sekarang saya akan mengajak anda untuk mengenal lebih dalam mengenai industri kreatif yang mereka ciptakan. Inilah beberapa “selling points” nya :

–          Belanda menjadi pelopor adanya dance event dan dance music scene internasional.

Banyak DJ hebat dunia datang dari Belanda, misalnya Tiesto dan Arminn Van Buren yang merupakan DJ nomor 1 dunia. Selain melahirkan DJ-DJ handal, Belanda juga menelurkan beberapa dance eventbesar untuk memberikan penghargaan kepada musisi-musisi yang bergerak di industri musik elektronik. Bulan Oktober ini, mereka akan tampil di sebuah perhelatan akbar bernama « Amsterdam Dance Event » yang diikuti oleh lebih dari 700 artis di seluruh dunia.

–          Belanda juga sangat maju di bidang desain komunikasi visual, seperti signposting yang terdapat pada airport.

–          Belanda memiliki produk interior design dan mebel terkenal dunia (Rietveld)

–          Belanda menjunjung tinggi nilai-nilai seni arsitektur dan tata letak pembangunan di lingkungan sekitar.

–          Belanda pun berkarya di media hiburan televisi dengan membuat sebuah konsep acara yang bertajuk Big Brothers.

–          Belanda memamerkan kebudayaan dan keseniannya lewat seni lukis (Rembrandt, Frans Hals, Vermeer, Van Gogh dan Piet Mon), kesusastraan, festival musik, dan teater (Nederlands Dans Theater adalah salah satu yang sangat terkenal di seluruh dunia)

Dan ini beberapa tambahan data yang perlu diketahui :

–          Di tahun 2007, lebih dari 240.000 orang bekerja di industri kreatif dan mereka berkembang dengan sangat pesat jika dibandingkan dengan sektor lainnya.

–          Belanda mempunyai kurang lebih 46.000 desainer yang seperempatnya bekerja di sektor jasa.

–          Ada sekitar 1.300 perancang busana berbakat di Belanda dan siap mewarnai panggung mode dunia.

–          Omset yang didapat industri mode di tahun 2007 sebesar 9 juta euro dan 4,4 juta euro berasal dari ekspornya.

–          Tahun 2006, ekspor musik menaik hingga 35,9 juta euro dan 37%nya didapat dari industridance music.

–          Untuk bidang arsitektur, Belanda telah memperkerjakan 33.500 orang dengan pendapatan 10,9 juta euro.

Untuk lebih jelasnya, kita bisa mengintip beberapa website yang membahas secara detail setiap bidang industri kreatif di Belanda :

–          Musik : www.bumacultuur.nl : BumaCultuur

Ini merupakan situs resmi yang mendukung 100% industri musik di Belanda dan di luar negeri, mereka berkontribusi langsung pada setiap proyek-proyeknya.  Banyak sekali acara-acara musik yang diselenggarakan oleh BumaCultuur, seperti The Annie M.G. Schmidt (acara penghargaan untuk seni teater), Jazzdag (acara musik Jazz yang serupa dengan Java Jazz di Indonesia), Amsterdam Dance Event (acara musik elektronik terbesar), dan Eurosonic Noorderslag (acara festival musik)

–          Mode : www.dutchfashionfoundation.com

Selama ini mungkin kita tertipu oleh pikiran dan stigma diri sendiri bahwa kiblat fashion dunia hanya ada di Paris dan Milan. Mulai saat ini, ubah pemikiran kolot itu dan silahkan buka link website ini. Industri mode terlihat sangat megah disana, apalagi dengan adanya acara penghargaan untuk insan mode dunia di Mercedez-Benz Dutch Fashion Awards. Komplit!

–          Seni arsitektur : www.nai.nl

Pada kenyataannya, seni pada bangunan sangat diapresiasikan oleh masyarakat Belanda. Bentuk kepeduliannya bisa kita lihat dari penyelenggaraan pameran, kompetisi, dan diskusi yang semuanya tertuju pada seni arsitektur. Seni ini bukan lagi menjadi sesuatu yang kaku, justru bisa kita nikmati layaknya karya seni lainnya.

Belanda, terlalu fantastis untuk diceritakan lebih mendalam. Sekiranya, tulisan saya ini cukup memberikan gambaran bagi masyarakat Indonesia untuk berkaca kepada penjajahnya. Tidak selamanya image penjajah yang melekat ini menjadi bulan-bulanan pikiran orang-orang Indonesia. Disini pun, kita harus mengambil segi positifnya. Mereka dulu memang si kompeni, namun sekarang telah berubah haluan menjadi si pencetus inovasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s